0 Comment
Kapan Anak Boleh Pakai Ponsel?

Akungerti - Dalam sebuah artikel di PBS Parents,jika anak sudah mulai dapat memahami obyek yang ada di tangan mereka, misalnya memegang-megang ponsel kita , mungkin sudah waktunya anak diperkenalkan dengan gadget.

Namun, anak usia di bawah dua tahun belum sepatutnya diperkenalkan dengan gadget. Meskipun anak balita kita mungkin sedang senang-senangnya bereksplorasi menekan tombol dan menonton video, bukan berarti mereka sudah siap menggunakan gadget. Para ahli memberi saran agar menunggu sampai anak kita usia pra-sekolah.

Dr. Carolyn Jaynes, pakar dari perusahaan mainan edukasi Leapfrog Enterprises menyebutkan bahwa cara belajar terbaik untuk anak usia di bawah dua tahun adalah melalui interaksi dan bereksplorasi dengan dunia nyata. Bereksplorasi merupakan proses terbaik dalam masa pertumbuhan anak balita. 

Pada usia tiga tahun Plus, banyak anak-anak sudah mulai menjadi pengguna media aktif untuk mengakses konten pendidikan dari media elektronik. Konten pendidikan tersebut disajikan dalam bentuk gambar-gambar menarik dan suara karakter anak-anak untuk menangkap perhatian mereka.

Seorang anak akan siap menggunakan gadget cepat atau lambat tergantung dari tingkat pengawasan dari orang tua atau orang di sekelilingnya. Dalam lingkungan yang diawasi, anak sudah siap terlibat untuk kegiatan belajar dengan menggunakan gadget pada umur empat hingga lima tahun selama orangtua mendampinginya beraktivitas dengan gadget tersebut.

Jeannie Galindo, pengawas instruksional teknologi di Manatee County School District di Florida mengatakan, "Dalam lingkungan tanpa pengawasan, saya tidak merekomendasikan orangtua membelikan smartphone atau tablet untuk anak sampai setidaknya berusia antara 11 dan 13 tahun."

Apa yang dikatakan Jeannie sangat masuk akal. Karena pada usia tersebut anak sudah memasuki tahap awal pra-remaja sehingga mereka akan lebih mudah diberi pengertian tentang dampak positif dan negatif dari penggunaan ponsel dan internet. 

Perlu menjadi catatan, bahwa sebelum memberikan gadget pada anak, orangtua juga harus memperhatikan apa kepentingannya. Jadi tidak cuma membelikan saja. Sangat tidak dianjurkan jika orangtua memberikan ponsel hanya karena alasan anaknya merengek minta ponsel atau sekadar ikut-ikutan temannya saja. 

Memberikan ponsel kepada anak menuntut tanggung jawab yang besar baik dari orangtua maupun sang anak. Karena itu, diskusikan apa yang dibutuhkan anak ketika akan membeli ponsel, dan diskusikan pula resiko ataupun hal negatif yang dapat timbul dari penggunaan ponsel (seperti cyberbully, pornografi, sexting dan sebagainya), termasuk cara pencegahannya.

Perlu di perhatikan bahwa semakin canggih sebuah ponsel maka semakin tinggi pula resiko yang bakal dihadapi jika anak salah menggunakannya. Ponsel tidak dapat menggantikan peran orangtua dalam mendidik anak, karena itu komunikasi dua arah dengan anak tetap yang utama dan sangat dibutuhkan.

Saat umur berapa sebaiknya mengenalkan ponsel ke anak dan tips untuk orangtua agar tak salah langkah ketika memperbolehkan anak bermain ponsel.

Terkait kapa waktu yang tepat atau berapa usia yang tepat anak boleh diperkenalkan dengan ponsel, sampai sejauh ini belum ada patokan yang pas untuk dijadikan acuan dalam mendidik anak.

Semoga Bermanfaat.Riyonz.akungerti.com

Post a Comment

 
Top