0 Comment
Cara Mengatasi Android Bootloop Paling Ampuh

Bagi para pemakai smartphone OS android pernah mengalami maslah pada android yang kita gunakan?
walaupin Performa mantap, spesifikasi juga mumpuni, dan dukungan multitasking yang maksimal tidak menjadi jaminan Smartphone kita akan selalu normal. Masalah yang dialami bisa terjadi pada software ataupun hardware. namun Kebanyakan masalah sering terjadi pada software, mulai pada aplikasi yang diinstal, aplikasi bawaan (bloatware), hingga pada sistem Android.

Salah satu masalah OS Android yang cukup bikin jengkel penggunanya adalah bootloop.  Bootloop banyak terjadi pada pengguna Android yang suka mengoprek sistem OS nya.
Penyebab bootloop bisa bermacam-macam, mulai dari proses rooting, upgrade OS Android yang gagal, custom ROM yang corrupt, flashing firmware yang tidak berhasil, Android terjangkit virus, dan masih banyak sebab yang lain. Biasanya, sumber masalah pada bootloop akibat adanya kegagalan atau kesalahan ketika mengoprek sistem Android dengan alasan sebagai cara agar HP Android tidak lemot.

Ciri smartphone mengalami bootloop adalah ketika smartphone dihidupkan akan mengalami booting terus menerus tanpa henti (bootloop) atau berhenti pada tampilan logo smartphone. Hal ini membuat aktifitas harian yang biasa dilakukan pada smartphone menjadi tidak bisa dilakukan sama sekali.

Tiga tipe bootloop pada perangkat Android yaitu Android Light Bootloop, Android Medium Bootloop, dan Android Hard Bootloop. Berikut penjelasan dari tiap tipe bootloop pada Android ikuti ya gaes.

Android light bootloop, ciri-ciri nya terjadinya proses booting secara mendadak yang berdampak pada terjadinya black screen selama beberapa saat atau malah  hanya menampilkan logo ponsel saja. Hal ini biasanya terjadi ketika pemakaian normal yang disebabkan oleh kesalahan instal aplikasi, bermain game, atau ketika Anda mengutak-atik sistem utamanya.

Android medium bootloop, masalah booting android ini terjadi karena pengguna Android ingin mencoba untuk mengubah sistem Android dengan cara masuk ke menu Recovery Mode. Biasanya penyalahgunaan ini dilakukan untuk melakukan rooting, menginstal script, dan lainnya. Jika tidak dilakukan secara hati-hati, hal ini bisa berakibat terjadinya bootloop.

Android hard booting, jenis booting Android ini tergolong masalah yang sulit. Masalah bootloop ini biasanya terjadi karena pengguna Android yang gagal melakukan upgrade sistem operasi Android. Selain itu, masalah ini juga bisa disebabkan karena penggantian stock ROM yang berujung pada proses booting yang tidak normal pada perangkat Android.


Nah, setelah kita tahu jenis bootloop berikut kita share solusinya.kami berikan informasi kepada Anda seputar cara mengatasi android bootloop. Berikut ini cara-caranya:

1. Mengatasi bootloop ringan

Untuk memperbaiki perangkat Android yang mengalami bootloop ringan, kita tidak perlu melakukan langkah-langkah yang teknis. kita cukup matikan perangkat Android kita (jika hidup). Lalu, cabut kartu memori, kartu operator, dan baterai. Kemudian diamkan selama 30 menit sampai 24 jam. Setelahnya, pasang dan hidupkan kembali perangkat Android kita. Lalu amati proses bootingnya. Jika masalah bootloop masih terjadi, maka lanjutkan ke metode lain berikut ini.

2. Hapus Cache Sistem

Cara mudah dan paling sederhana pertama yang bisa kita lakukan untuk mengatasi Android bootloop yaitu dengan membersihkan file cache pada sistem dan memori Android.terus cara bersihinnya bagaimana, kan kita tidak bisa masuk ke menu Androidnya?

caranya harus masuk ke menu Recovery Mode. Menu Recovery Mode pada setiap smartphone berbeda-beda, dan cara masuknya juga akan berbeda-beda pula. kita harus masuk pada menu Recovery Mode sesuai dengan tipe perangkat Android yang kita gunakan. Sebagai contoh, kita bisa menyimak beberapa langkah masuk Recorvery Mode untuk salah satu merek smartphone berikut.

Tekan tombol Power dan  Volume Down selama beberapa saat sampai muncul logo ponsel pada layar smaartphone kita.
Lepaskan kedua tombol yang Anda tekan. Selanjutnya akan muncul menu Recovery Mode.
Pilih menu “Advanced”, kemudian pilih “Wipe-Dalvik Cache”.
Lalu, pilih menu “Mounts & Storage”, lalu pilih opsi “Wipe /Cache”.
Selesai.

3. Wipe Cache Partition

trik selanjutnya adalah mencoba metode Wipe Cache Partition. Metode ini membersihkan file cache pada partisi memori. konsepnya hampir sama dengan yang metode pertama, yaitu sama-sama melalui menu Recovery Mode. metode ini biasanya dilakukan untuk mengatasi Bootloop tipe medium atau sedang. Untuk melakukannya, berikut langkahnya :

Tekan tombol Power dan Volume Down beberapa saat sampai muncul tampilan logo ponsel pada layar.
Lepaskan kedua tombol yang Anda tekan. Selanjutnya akan muncul menu Recovery Mode.
dan Pilih “Wipe Cache Partition” Jika kemudian muncul pesan konfirmasi, pilih “Yes”.
Selesai.

4. Wipe Data / Factory Reset

dengan metode Wipe Data atau Factory Reset (Hard Reset). Cara ini biasa dilakukan untuk mengatasi masalah bootloop berat (Hard Bootloop) atau untuk menghapus virus Android paling berbahaya yang menjangkiti perangkat Android kita. Cara ini juga biasa dilakukan sebagai cara menghapus akun GMail di HP atau untuk me-reset data pada Android.

Sebelum melakukan Factory Reset, pastikan kita melakukan backup pada semua file yang tersimpan di memori internal dan eksternal smartphone Android kita. Simpan data backup di tempat penyimpanan terpisah, misalnya pada harddisk eksternal terbaik saat ini. Untuk melakukan backup dan hard reset, simak langkah-langkahnya:

Tekan tombol Power dan Volume Down beberapa saat sampai muncul tampilan logo ponsel pada layar Smartphone kita lalu Lepaskan kedua tombol yang kita tekan. Selanjutnya akan muncul menu Recovery Mode.
Pilih menu “Backup & Restore”, lalu pilih “Backup”.
Kemudian, pilih menu “Wipe Data/ Factory Reset”.
Jika muncul pesan notifikasi, pilih “Yes”.
Selesai.

5. Flashing / Install Firmware

metode flashing atau install ROM. namun Sebelum melakukan metode ini, pastikan Anda telah memiliki firmware atau stock ROM yang sesuai dengan tipe perangkat Android yang Anda gunakan. Jika kita belum memiliki firmware yang sesuai dengan tipe perangkat, kita bisa googling. Ketikkan saja kata kunci yang berkaitan dengan firmware yang sesuai dengan tipe smartphone Android yang kita miliki. Contohnya, jika smartphone Android kita adalah Xiaomi Mi 3, maka kata kunci pencariannya adalah “firmware xiaomi mi 3”. Untuk teknik flashingnya bisa bermacam cara yang bisa dilakukan, bisa flashing langsung dari SD Card, menggunakan software Odin, Flashing Tool, komputer, atau teknik yang lainnya.

Semoga informasi yang kami sampaikan kali ini bisa bermanfaat. Riyonz.akungerti.com


Post a Comment

 
Top